Jalan Rusak, Sopir Ambulance Gendong Pasien ke IGD, Ini Kata Kadis PU Sintang

KBRN, Sintang: Vidio keluhan jalan rusak yang menjadi akses menuju Rumah Sakit Ade  M Joen Sintang viral di media sosial.

Sebelumnya dalam video tersebut Supir ambulans RSUD Ade M Djoen Sintang Suryadi menyampakan  keluhanya yang  terpaksa membawa pasien menuju  IGD dengan digendong.

Dalam video tersebut Suryadi mengeluhkan sudah berkali kali meminta jalan ini diperbaiki namun tidak juga diperbaiki, Ia terpaksa meninggalkan ambulan di jalan yang selanjutnya menggendong pasien menuju ke Rumah sakit dan IGD.

Menanggapi video ini pihak Rumah Sakit Ade M Joen Sintang Yustandi mengatakan keluhan sopir ambulan ini sudah tepat karena   jalan ini menjadi akses penting mobil ambulance untuk ke IGD.

“ Kalau hujan jalanya sangat hancur, padahal aksesnya penting, kami pihak rumah sakit berupaya memperbaikinya namun kemampuan kami sekedarnya karena ini termasuk jalan umum, ada intansi lain yang dapat menanganinya,” kata Yustandi, rabu (5/1/2021).

Ia juga mengatakan jalan ini digunakan oleh masyarakat.  Mobil umum bermuatan berat lalu lalang mwnggunakan jalan tanah ini, padahal sudah ada jalan alternative yang dibuat namun warga belum menggunakanya  karena konsisinya tidak lebih baik dari jalan ini.

“ Harapan  kita, pemerintah daerah segera memfungsikan jalan alternative sehingga jalan menuju rumah sakit ini tidak rusak akibat truk truk bermuatan,” tambahnya.

Terpisah, kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Sintang Ir murjani, MT membenarkan jalan tersebut merupakan jalan umum sehingga tanggung jawab perbaikan ada di Dinas Pekerekjaan Umum.

“ Saya bersama staf langsung melihat kelapangan ada lima titik yang rusak,  kondisinya akan lebih parah saat hujan karena masih berupa tanah kuning, dalam waktu dekat kami akan segera perbaiki,” katanya. rabu (5/1/2021).

Perbaikan akan dilakukan secara fungsional dengan UPJJ (Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan), menurutnya secepatnya alat alat akan di arahkan kelokasi.

“ Saya sudah perintahkan UPJJ untuk segera menaganinya secara fungsional dengan penimbunan batu di beberapa titik,” katanya.

Murjani mengatakan, seharusnya jalan ini dilakukan pengerasan dengan beton namun  tahun 2022 ini tidak tidak ada anggaran untuk jalan itu.

“ Anggaran kita masih banyak pemotongan akibat covid-19, sehingga tahun ini dipastikan belum dapat dilakukan, mudah mudahan dalam ABT nanti jalan ini bisa ditangani dengan baik,” tandasnya. (fik)

Komentar

Detiksaga News