Akaperindo Gandeng Kampus Cari Solusi Permasalahan Komoditi Karet

www.detiksaga.com,  Sintang: Asosiasi petani Karet Indonesia (Akaperindo) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kapuas Sintang sepakat untuk melakukan kerjasama dalam bidang pengembangan komoditi karet di Sintang, selasa (14/12/2021) di Kampus Universitas Kapuas Sintang.

Ketua Akaperindo Kalbar Rinjani Mustapa mengatakan Tujuan kerjasama ini untuk pengembangan tanaman karet di Kalbar dan mendidik para generasi muda terutama mahasiswa jurusan pertanian di Universitas Kapuas tentang komoditi  andalan Kalimantan barat yakni karet.

“ Disini kita akan mendidik para mahasiswa untuk mengetahui komoditi karet jenis klone yang unggul dan cocok dilapangan, saat ini  16 persen dari 600 ribu hektar luasan tanaman karet yang harus direplanting, maka perlu bibit yang diperlukan sekitar jutaan bibit,” kata Rinjani Mustapa.

Mahasiswa atau alumnus jurusan pertanian Universitas Kapuas Sintang harus terlibat dalam rencana besar peremajaan ini sehingga kerjasama ini dilaksanakan.

 

Kepala Bidang Penelitian LPPM Unka Sintang Gunawan mengatakan saat ini berbagai permasalahan dihadapi oleh para petani karet mulai dari kondisi harga yang cendrung tidak baik.

“ Maka perlu kajian untuk mengetahui terjadinya penurunan harga, bisa saja mungkin karena kualitas maka kedepan akan ditingkatkan mutu karet agar bersaing diluar,” katanya.

Masalah ini harus diselesaikan, jika permasalahan pemasaran  akan dikaji bersama Fakultas Administrasi Bisnis, bila masalahnya teknis pertanian makan akan dicarikan solusinya oleh fakultas  kehutanan dan pertanian, termasuk dalam bidang hukum dan kebijakan publik sehingga penyelesaian masalah komoditi karet ini dapat segera dicarikan solusinya.

“Mudah mudahan dengan berbagai disiplin ilmu bergabung maka akan ada solusi menyelesaikan permasalahan yang dihadapai petani karet di Sintang, Mou ini kan bersama Universitas, maka nantinya menghubungkan semua prodi yang ada di Universitas Kapuas,” ucapnya .

Dr. Pether Sobian Ketuia LPPM Unka Sintang mengatakan nantinya Mou ini akan dituangkan secara teknis dalam PKS (Perjanjian Kerja Sama) apa saja yang akan dilakukan, kerjasama disepakati selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai keperluan.

“Ini bagian Tri dharma perguruan Tinggi dua diantaranya, penelitian dan pengabdian, wujud kerjasama ini intinya demi pelayanan pada masyarakat,” tandasnya (rl/fik)

Komentar

Detiksaga News