Pemkab Sintang Akan Kebut Pembangunan Infrastruktur Terunda Akibat Covid

www.detiksaga.com, SINTANG : Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Hantaman covid-19 sejak tahun lalu, membuat perencanaan pembangunan infrastruktur di Sintang terkendala beberapa pembangunan infrastruktur seperti  pembanguann  6 jembatan  belum selesai.  Beberapa pembangunan ruas jalan terhenti.

 

“Kegawatdaruratan infrastruktur dasar masih menghantui kita. kedepan ini, itulah Alhamdulillah kita segera bisa melelangkannya, nanti kita percepat,” kata Jarot.

 

Jarot mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang, akan mempercepat proses pembangunan sejumlah pekerjaan yang sempat tertunda pada tahun 2020 lalu akibat pandemi Covid-19.

 

“Pelaksanaan proyek tersebut harus dipercepat, mohon dukungan anggota Forkopimda untuk bersama-sama mengawasi agar hasil pembangunan lebih maksimal,” kata Jarot Winarno.

 

Jarot merinci, tahun ini ruas jalan Sintang-Semubuk memperoleh alokasi DAK provinsi sebesar 35 miliar rupiah.

 

Pemkab Sintang, juga menambah alokasi lagi ruas jalan yang berstatus kabupaten.

 

“Saya masukan di semubuk sampai indung Rp 3 miliar, sampai simpang seputau III. Saya masukan seputau 3 sampai merakai Rp 10 miliar,” ungkap Jarot.

 

Selain ruas jalan ke perbatasan, Pemkab Sintang mengalokasikan dana Rp 15,3 miliar di ruas jalan Bulu Kuning sampai Nanga Pari, Kecamatan Sepauk.

 

“Kuncinya determinasi. Dana yang ada kita kerjakan sungguh-sungguh. Betul betul kita kerjakan. Pasti lah ke merakai bisa lah ditempuh 2 jam setengah sampai. Kita juga alokasikan dari Nanga Pari ke Sekujam Tinbai Rp 7 miliar. Simpang pauh ada dana UPJJ kita masukan. Segera dikerjakan untuk jamin konektivitas,” katanya.(FIK).

Komentar

Detiksaga News