Terkesan Mendadak, Penerapan Aturan Penggunaan Rapid Tes Antigen Membingungkan Masyarakat

www.detiksaga.com,  Sintang: Dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten Sintang menyatakan kaget dengan pengumuman pemerintah  yang mensyaratkan rapid test antigen untuk perjalanan ke Jawa dan Bali.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sintang dr Harysinto Linoh mengatakan Pengumuman ini sangat  mendadak, sehingga Pemda Sintang belum menyiapkan rapid test antigen.

Pasca keluarnya  surat edaran oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COvid-19 tentang peraturan tambahan untuk mengantisipasi penularan Covid-19   dinkes melakukan pemesanan.

“Mudah mudahan di bulan Januari 2021  kita sudah punya rapid test antigen,” kata Sinto, rabu (23/12/2020).

Saat ini, kata Sinto, pelayanan rapid test antigen hanya bisa dilakukan di Bandara Supadio di Pontianak.

“Tapi untuk penerbangan dari Sintang ke Pontianak, tidak diperlukan rapid test antigen. Kalau bagi masyarakat yang ingin rapid test antigen, bisa di bandara supadio. Rapid antigen hasilnya cepat, 15-30 sudah diketahu,” katanya.

Sinto juga belum mengetahui apakah penggunaan rapid test antigen ini selama masa liburan saja atau selamanya.

Aturan ini ternyata membingungkan masyarakat, Salah seorang warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar pulau Narmo, mengakui , kebijakan ini terkesan mendadak dan tidak ada persiapan.

“ Kasihan masyarakat yang hendak bepergian dengan aturan ini, minimal pemerintah harus mensosialisasikan dulu sehingga tidak membingungkan dan menjadi beban masyarakat,” katanya.

Narmo juga mengatakan atas kebijakan ini terjadi antrian cukup banyak dibandara Supadio Pontianak, akibatnya masyarakat harus melakukan pemeriksaan satu hari sebelum keberangkatan, Ia juga mengatakan hasil pemeriksaan ini hanya berlaku 3 hari saja.

Pemerintah pusat memang mengganti aturan perjalanan baru dari yang sebelumnya rapid test antibodi menjadi test antigen.  Rapid tes Antigen prosedurnya sama dengan Swab PCR. Prosesnya, sama-sama diambil sampel dari hidung, yang membedakan antara Antigen dan Swab PCR, hanya durasi hasilnya saja.

Pada Rapid test antigen, yang diperiksa protein virusnya. PCR, yang diperiksa genetic DNA dari virus. Akuratnya tetap swab, antigen kedua, baru antibody.

Bila sudah diambil tingkatan di atasnya (swab PCR), tingkatan di bawahnya (Antibody dan Antigen) tidak perlu dilakukan lagi. (fik)

 

Komentar

Detiksaga News