Pejabat Struktural UNKA Dilantik, Jarot : Berbagai Tantangan Menanti

www.detiksaga.com,  Sintang : 21 pejabat struktural Universitas Kapuas (UNKA) Sintang dilantik,  terdiri atas 3 wakil rektor, satu kepala LPM, satu Kepala LPPM, 4 dekan dan 12 wakil dekan.Pelantikan para pejabat struktural yang ada dilingkungan Universitas Kapuas.

Pelantikan  tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yayasan Melati Sintang Kusnidar di pendopo Bupati Sintang, Senin (31/8/2020).

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan dengan diselenggarakannya pelantikan ini menunjukkan pendidikan di Universitas Kapuas Sintang berjalan dengan baik.

“Ini membuktikan bahwa proses manajemen pendidikan yang ada di Universitas Kapuas berjalan dengan baik, tentu dengan 21 pejabat struktural yang baru dilantik merupakan sumber energi dan inspirasi baru bagi seluruh civitas akademika dalam rangka memajukan Universitas Kapuas sebagai Perguruan Tinggi terunggul di wilayah timur Kalimantan Barat,” kata Jarot.

Setelah dilantiknya para pejabat struktural ini, Jarot berharap para pejabat dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik-baiknya.

“Pelan-pelan kita tunjukkan bahwa Universitas Kapuas Sintang mampu bersaing dalam berbagai bidang, termasuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tentunya Pemkab Sintang turut berbangga dan berharap Universitas Kapuas Sintang agar menjadi mitra strategis untuk Pemkab Sintang dalam rangka mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas,” tambah Jarot.

Di era yang semakin maju dan modern, diharapkan para pejabat struktural yang dilantik dapat dan mampu menjawab tantangan kedepannya.

“Seusai pelantikan ini dilaksanakan, tantangan sudah ada didepan mata kita, salah satunya Pandemi Covid-19 karena seluruh Perguruan Tinggi mengalami lompatan transformasi pendidikan yang luar biasa, melebihi tuntutan bertahap tentang kesiapan kita menghadapi era revolusi industri 4.0,” ucapnya.

Hal  yang sama dikatakan Ketua Umum Pengurus Yayasan Melati Sintang Kusnidar, menurtnya amanah menduduki jabatan struktural di kampus merupakan tugas tambahan dosen. Selain mendidik, juga menjadi pelayan mahasiswa dan akademik.

“Jadi pandai-pandai lah membagi waktu. Maju mundurnya Unka ditentukan semua lini, tanpa terkecuali. Mari majukan Unka sesuai peran masing masing. Tidak ada pahlawan perorangan dalam kampus. Kalau ada kemajuan berarti karena ada kebersamaan. Kalau ada kegagalan dan kemunduran, berarti tanggungjawab bersama,” tegas Kusnidar.

Pada periode kali ini, Kusnidar meminta rektor dan seluruh jajaran harus  memiliki target. Yayasan pun menargetkan, akrediasi prodi dan institusi harus selesai.

“Terbentuknya fakultas baru, yakni fakultas teknik, itu menjadi target dekan dan rektor. Kemudian terbentuknya program pasca sarjana lingkungan, sekarang dalam proses, mudah- mudahan 5 tahun selesai,” harap Kusnidar. (fik).

Komentar

Detiksaga News