Dokter Patoligi Klinik : Lama Penyebaran Covid-19 di Indonesia Tidak Dapat Diprediksi

www.detiksaga.com, Sintang: Dokter Rumah Sakit Ade M Joen Sintang dr. Harina Salim, Sp. PK tidak dapat memprediksi penyebaran  COVID-19 akan berakhir di Indonesia barapa lama, kondisi pandemi ini tergantung masyarakat mampu menjaga jaga jarak fisik dan social secara disiplin bila tidak akan lebih lama.

Ia juga menyatakan tidak menjamin orang yang terkena covid-19 dan sembuh tidak dapat terkena kembali, sebab menurutnya virus ini terus berevolusi dan selalu  berubah.

Virus ini merupakan virus baru jenis SARS yang berevolusi, bila berada di permukaan kulit hanya bertahan 15 menit setelah itu mati, namun siapa yang menjamin dalam 15 kita tifdak melakukan kontak dengan barang lain, mengusap wajah dan sebagainya, maka pencegahanya yakitu banyak mencuci tangan dengan sabun dan selalu menjaga jarak pisik,” Kata dr Harina Salim

Anjuran menjaga hygiene diri seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun lalu mengeringkannya, tidak menyentuh area wajah seperti hidung dan mulut tanpa memastikan tangan berada dalam kondisi bersih juga perlu diterapkan.

Hal lain yang juga tak boleh diabaikan, menjaga daya tahan tubuh yakni melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, rajin beraktivitas fisik, istirahat yang cukup.

Harina juga menganjurkan orang sehat sebaiknya bisa memakai masker kain. Masker ini bisa dicuci dan dapat digunakan sebagai bagian proteksi diri dari ancaman COVID-19.

Kasus COVID-19 di Indonesia pertama kali ditemukan pada 2 Maret 2020 dan sejak saat itu angka kasusnya terus bertambah berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. hingga  Kamis (2/4/2020) terdapat  1790  kasus dan sebanyak 1508 pasien masih menjalani perawatan. (fik)

 

Komentar

Detiksaga News