Sering Diusir Warga, Sinto Harap Masyarakat Tidak Paraniod Corona

www.detiksaga.com, Sintang: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harisinto Lynoh menghimbau masyarakat untuk tidak paranoid terhadap  petugas kesehatan yang datang dan melakukan pemeriksaan ke rumah warga  hingga diusir dengan alasan yang tidak jelas.

Menurut Sinto beberapa kali tenaga dinas kesehatan kabupaten Sintang mendapatkan perlakuan yang kurang baik oleh masyarakat karena ketakutan keluarganya di cap mengidap Covid-19.

Padahal yang dilakukan petugas medis dengan menggunakan peralatan lengkap mendatangi rumah warga merupakan standard yang harus dilakukan bukan berarti masyarakat tersebut positif covid-19.

“Beberapa kali Tim medis kami diusir, mereka takut warga yang diperiksa jadi pembicaraan masyarakat karena telah positif, bukan begitu, kita punya SOP panjang sehingga tidak mudah orang dinyatakan positif, tapi masyarakat sudah ketakutan ini yang salah,” ungkapnya, kamis (02/03/2020)

Kesadaran Masyarakat untuk melaporkan diri ke Dinas kesehatan juga masih sangat kecil sekitar 20 persen dari warga yang memiliki kesadaran melapor kalau dirinya baru pulang bepergian dari luar.

“ Minggu- minggu ini memang terjadi lonjakan laporan karena banyak Mahasiswa yang kuliah di Jawa tiba di Sintang, mereka melapor dan pada saat melapor tidak memiliki gejala mereka akan di pantau selama 14 hari,” tambahnya.

Orang Tanpa Gejala (OTG) juga kita lakukan pemeriksaan, karena secara rutin selama 14 hari dan selalu di hubungi oleh Dinas Kesehatan kondisi ini kadang membuat masyarakat marah karena selalu di telepon akhirnya mereka mamatikan selulernya.

“ Ini merupakan tantangan yang dihadapi Dinas kesehatan dalam menyadarkan masyarakat untuk peduli menjaga kesehatan, kami berusaha memutuskan mata rantai covid-19 ini dengan menghimbau masyarakat peduli pada diri sendiri dan lingkungan dan tidak paranoid berlebihan dalam bereaksi terhadap covid-19 ini,” ungkap Sinto . (fik)

 

Komentar

Detiksaga News