APD Kosong, DPRD Kalbar Minta Dinkes Provinsi Bergerak Cepat

www.detiksaga.com, Sintang: Para tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Ade M Joen Sintang mengeluhkan kondisi minimnya fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) yang dimiliki, padahal di Rumah Sakit Ade M Joen Sintang tengah merawat dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Baca juga :Dirawat di RS Ade M Joen Sintang, PDP1 dan PDP2 Kondisinya Membaik

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Tery Ibrahim meminta pemerintah provinsi Kalimantan barat untuk segera melakukan pembelian APD dan segera membagikanya ke Rumah Sakit, Kondisi APD di Rumah Sakit saat ini sangat kritis.

“ Kami meminta Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan barat segera melakukan tindakan dengan mengadakan APD dan membagikanya ke Rumah Sakit tanpa harus melalui permintaan,” tegasnya saat melakukan peninjauan posko penanganan Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

Kondisi saat ini memang sulit, punya uang juga  barangnya tidak ada, maka, kata Terry Ibrahim Dinkes harus memberdayakan segenap kemampuan untuk segera mengadakanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson M.Kes menjelaskan saat ini Kalbar baru mendapat jatah 100 pasang APD dari Kementerian Kesehatan.

Padahal Kalimantan Barat  telah mengusulkan 5400 pasang APD untuk penanganan pasien corona.

“Dalam sehari saja bisa menggunakan 10 APD, setelah dipakai langsung dibuang,” Ujarnya. (Fik)

 

Komentar

Detiksaga News