Harga Kebutuhan Pokok Stabil, TPID Sintang Minta Distributor LPG 3 Kg Patuhi Aturan

www.detiksaga.com, Sintang: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Kalimantan Barat Yosepha Hasnah menegaskan tingkat inflasi di kabupaten Sintang dinilai positif, kendati terjadi kenaikan pada sejumlah kebutuhan pokok menjelang  akhir tahun 2019 ini disebabkan karena tingginya permintaan.

Yosepha Hasnah yang juga ketua harian Tim Pengendalian  Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sintang  mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok di Sintang masih dalam tahap wajar dan cendrung stabil  mampu dikendalikan dengan baik sesuai hukum ekonomi berlaku  suply and deman. Stok barang kebutuhan aman sehingga masyarakat tidak perlu resah dan tidak perlu melakukan penimbunan.

“ Sintang memang akan menjadi satu kota dari tiga kota di Kalimantan barat sebagai barometer inflasi, kami akan melakukan monitoring tingkat inflasi secara keseluruhan  pada beberapa kecamatan sebab untuk mengukur  inflasi tidak bisa berdasarkan wilayah kota Sintang saja,” tegasnya, Senin (23/12/2019).

Menyinggung masalah kelangkaan gas elpiji 3 Kg yang masih dikeluhkan masyarakat, Yosepha membenarkan banyaknya keluhan masyarakat kesu;itan mendapatkan gas elpiji 3 kg dengan harganya diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia meminta distributor  agen dan pangkalan gas elpiji 3 Kg agar melakukan distribusi secara benar dan bertanggung jawab.

“ Kita sudah sepakati HET dengan para distributor sesuai jarak tempuh, mereka harus memenuhi ketentuan sesuai kesepakatan yang  ditetapkan,” tegasnya.

Bila ada pangkalan   yang melakukan distribusi gas 3 kg tidak sesuai tidak sesua dengan ketentuan pemerintah daerah kabupaten Sintang akan melakukan tindakan tegas dengan mencabut izin.

“ Pangkalan dan agen harus mentaati aturan tersebut karena kami akan  monitoring dan melakukan tindakan tegas apalagi kondisi saat menjelang natal dan tahun baru, tentu gas eliji 3 kg untuk masyarakat tidak boleh menghilang di pasaran,” tandasnya. (Fik)

Komentar

Detiksaga News