Kasus Hukum 6 Peladang Sintang Dibicarakan di Senayan

www.detiksaga.com, Sintang: Kasus hukum yang menjerat petani peladang yang diperkarakan di pengadilan negeri Sintang akibat membakar lahan mendapatkan perhatian masyarakat luas.

Kasus ini juga diangkat dalam rapat keja DPR RI bersama menteri lngkungan hidup Siti Nurbaya di Senayan.

Anggota DPR RI Yessy Melania yang mempertanyakan undang– undang nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan hidup tersebar luas di media sosial.

“Pasal 69 ayat 1 menyebutkan point larangan membakar lahan dan pada pasal 2 juga memperhatikan kearifan lokal masyarakat setempat,” Katanya, rabu (20/11/2019).

Undang – undang ini dinilai tidak relevan lagi dan perlu direvisi untuk penguatan agar ada payung hukum untuk masyarakat petani sebab bila tidak akan menimbulkan gejolak.

Undang–undang ini dinilai tidak linier dengan kepentingan masyarakat di daerah sebab masyarakat petani perlu makan dan cara satu satunya yang diusahakan yakni berladang.

Sementara warga Sintang Hatta mengatakan berladang yang dilakukan oleh masyarakat merupakan keraifan lokal yang sudah dilakukan secara turun temurun, Iapun menyakinkan apa yang dilakukan masyarakat tidak akan berdampak buruk pada lingkungan mengingat mereka hanya menggunakan alat- alat tradisional.

“ Berapa banyak sih mampunya petani untuk berladang dan tidak akan jauh dari lingkungan tempat tinggalnya, seharusnya pemerintah memberikan solusi kalau tidak boleh berladang harus ada teknologi yang dapat menggantikanya,” ungkap Hatta. (fik)

Komentar

Detiksaga News