DAD Sintang Akan Perjuangkan 6 Terdakwa Karhutla Hingga Tuntas

www.detiksaga.com, Sintang: Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kabupaten Sintang Jeffray Edward menyatakan tetap akan terus mengawal proses   persidangan 6 orang terdakwa kasus karhutla (kebakaran hutan dan lahan) sampai selesai.  Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk  bersama mengawal hingga para peladang yang diproses hukum mendapatkan keadilan.

“Kami juga mendesak pemerintah daerah untuk membantu perjuangan kami untuk membebaskan para peladang bebas dari jerat hukum,” ungkapnya rabu (20/11/2019).

Jeffray mengatakan petani peladang di kabupaten Sintang  dilindungi keberadaannya oleh UU no 32/2009 tentang  lingkungan hidup yang diperkuat oleh peraturan Bupati nomor 57 tahun 2018 tentang tata cara membuka lahan .

Jeffray mengatakan memposisikan petani peladang oleh oknum penegak hukum di kursi pesakitan pengadilan adalah penghinaan serta menginjak-nginjak harga diri.

“Kami diam karena kami menghormati hukum dan negara, tapi jika oknum penegak hukum dengan kekuasaan yang dimiliki melakukan kriminalisasi kepada petani peladang pahlawanku, maka sebagai putra-putrinya kami akan bangkit melawan,” ungkapnya.

Baca juga:Kasus Hukum 6 Peladang Sintang Dibicarakan di Senayan

Setelah melakukan aksi damai  di gedung DPRD Sintang selasa (19/11/2019), DAD kabupaten Sintang kembali mengundang putera puteri petani peladang, simpatisan, serta seluruh masyarakat  dalam aksi serupa dipengadilan negeri Sintang hari kamis 21 november 2019.

Namun Jeffray menghimbau kepada  masyarakat agar dalam menyuarakan dan melakukan aksi dalam pergerakan ini,  dapat terkendali dan tidak anarkis demi terjaganya keamanan dan tidak menimbulkan masalah hukum baru yang justru merugikan masyarakat  sendiri. (Fik)

 

Komentar

Detiksaga News