RSUD Ade M Joen Digeledah Kejati, Rosa: Kami Berikan Data Secara Koperatif

www.detiksaga.com,  Sintang: Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr Rosa Trifina mengatakan  pihaknya membuka diri terhadap proses permintaan data dari Rumah Sakit Ade M Joen Sintang  menyusul adanya tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar terkait penanganan laporan perkara pengadaan Alat kesehatan (Alkes) di instansi yang dipimpinnya.

Penegasan tersebut disampaikan Rosa saat di hubungi www,detiksaga.com  via selulernya, Kamis (22/08/2019) siang menyusul kedatangan Kejati Kalbar untuk melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan rumah sakit.

“Kami membuka diri terhadap pemeriksaan secara koperatif yang dilakukan pihak Kejati yang dimungkinkan adanya laporan yang masuk terkait kegiatan- kegiatan kami, kami melihatnya positif  untuk Rumah Sakit dan bisa melihat langsung laporan tersebut,” Katanya

Ia juga mengatakan sebagai Pimpinan Rumah sakit akan memfasilitasi dan data apa saja yang diminta siap diberikan pada pihak penegak hukum.

“ Pihak kejati melihat langsung alat alat kesehatan dan data data berkaitan dengan alat kesehatan dimaksud dan penggunaanya, semua data –data tersebut kami infokan,” Tambahnya.

Rosa juga mengatakan untuk spesifikasi alat tidak secara rinci mengerti persis sebab menurutnya ini bukan ranahnya untuk mengetahui spesifikasi alat mengingat ada tugas dari pihak lain yang pasti mengerti tentang ini.


Ia juga mengatakan tidak secara spesifik Alkes pengadaan tahun berapa yang di periksa mengingat RSUD  Sintang memang banyak kegiatan yang dilaksanakan,baik itu dana dari pusat maupun daerah.

“Positifnya, kedatangan Kejati, kami merasa itu peringatan.Supaya kami bekerja lebih hati-hati kedepannya,” ujarnya.

Sebelumnya Satuan  Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan penggeledahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M Djoen Sintang, Selasa (21/8/2019).

Penggeledahan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.Tim dari Kejati meninggalkan RSUD Ade M Djoen dengan menenteng koper hitam yang dididuga berisi berkas-berkas. (Fik)

Komentar

Detiksaga News