Tinjau Sejumlah Pasar, Bupati Sintang Minta Disperindag Awasi Penimbun

www.detiksaga.com , Sintang: Bupati Sintang Jarot Winarno  mengingatkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi  (Disperindagkop) dan UKM untuk segera mengantisipasi lonjakan harga.

Saat melakukan peninjauan ke sejumlah pasar di kota Sintang Jarot mengatakan suplai barang-barang kebutuhan itu harus lebih banyak, jangan sampai pemintaan masyarakat tinggi sementara suplainya kurang.

“ Harus dijamin juga yakni jangan adanya penimbunan, stok harus tersedia terus dan kemudian adanya operasi pasar sehingga itu sangat membantu kebutuhan masyarakat,” Katanya.

Dari hasil pantauan harga kebutuhan di pasar Jarot Winarno mengungkapkan terjadi kenaikan sejumlah barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Gapoktin), namun kenaikan masih dalam katagori normal seperti harga bawang putih yang secara nasional mengalami kenaikan yang cukup tinggi, namun setelah di lakukan sidak tersebut ternyata harganya masih normal-normal saja.

“Harga bawang putih di pasar junjung buih untuk yang bagus Rp42 ribu perkilogramnya, namun harga rata-rata Rp 40 ribu perkilogramnya bahkan ada yang berani jual dengan harga Rp35 ribu perkilogramnya, jadi masih normal-normal saja dan suplainya pun membanjir karena kita impor kan,” Katanya.

Sementara untuk harga daging sapi dan daging ayam, Kata Jarot juga mengalami kenaikan karena memang setiap hari besar keagamaan dan juga di bulan puasa ramadhan harganya sangat rentan mengalami kenaikan. Untuk harga daging sapi harganya RP 145 ribu perkilogramnya dan harga ayam Rp40 ribu perkilogramnya.

“Kalau kita tidak hati-hati nanti lebaran harga daging sapi bisa-bisa mencapai Rp180 ribu hingga 200 ribu, harga ayam juga bisa-bisa mencapai Rp60 ribu bahkan sampai Rp65 ribu nanti, jadi kadisperindagkop harus pikir bagaiman cara ngendalikannya,”kata Jarot, Rabu (08/05/2019).

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang Sudirman mengatakan untuk mengantisipasi kenaikan sejumlah harga di pasar pihaknya  akan melakukan operasi pasar untuk beberapa komoditas seperti telur, daging dan lainnya.

Operasi Pasar ini dilakukan terutama dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah sebelumnya akan dilakukan rapat lintas sektoral dengan instansi terkait untuk membahas hal tersebut.

“Kita liat tadi ada memang beberapa komoditas yang naik, itu karena stok yang kurang, tapi tidak semua. Harga bawang putih tadi kan sampai 40ribu, tapi tidak seperti di daerah lain yang bisa mencapai 170ribu perkilonya,” Kata Sudirman. (Hms/Fik)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News