Peringati Harlah ke 59, PMII Sintang Gelar Sunatan Massal

www.detiksaga.com. SINTANG – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sintang menggelar sunatan massal di Desa Mungguk Bantok, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Rabu (1/5/2019).

Sunatan massal ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (Harlah) PMII ke 59. Kegiatan berlangsung di aula Desa Mungguk Bantok. Kegiatan yang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sintang ini disambut antusias masyarakat Desa Mungguk Bantok. Ada 23 anak yang disunat, enam di antaranya dari saudara non muslim.

Kepala Desa Mungguk Bantok, Ramli, mengapresiasi serta menyambut baik program PC PMII Kabupaten Sintang. Ia berterimakasih  kepada PC PMII Kabupaten Sintang dan PPNI Kabupaten Sintang yang sudah peduli dengan kesehatan anak-anak di Desa Mungguk Bantok.

“Sunat atau khitan adalah bagian dari kesehatan. Tentunya kita sangat berterimakasih,” ucapnya.

Ramli menginginkan kegiatan serupa ataupun program kesehatan lainnya dapat kembali dilakukan di Desa Mungguk Bantok. Menurutnya, program sunat gratis ini sangat membantu warga. Selama ini, banyak warga ingin anaknya disunat namun terkendala biaya dan akses transportasi yang sulit.

“Masih cukup banyak anak-anak yang belum dan ingin disunat. Harapan kita, kegiatan seperti ini terus berlanjut. Ke depan, kita akan ajak anak-anak dari desa-desa tetangga,” kata Ramli.

Ramli sedikit bercerita tentang kondisi Desa Mungguk Bantok. “Sampai saat ini listrik belum masuk ke desa kita. Akses transportasi juga masih sulit,” ujarnya.

Ramli melanjutkan, untuk penerangan, warga hanya mengandalkan listrik pribadi berupa generator set (Genset). Penggunaanyapun terbatas karena mahalnya biaya operasional. Sekali operasional bisa merogoh kocek Rp 20 ribu sampai Rp 30 riu. “Paling hanya hidup ketika malam hari. Itupun sekitar dua atau tiga jam. Setelah itu, gelap,” jelasnya.

Sementara untuk menunjang kinerja di kantor desa, pihaknya menggunakan panel surya. “Itupun kita harus gantian,” kata Ramli.

Kondisi memprihatinkan lainnya adalah akses jalan. Sekitar enam kilo meter hanya berupa hamparan tanah. Ketika musim penghujan menjadi berlumpur.

“Mudah-mudahan PC PMII Kabupaten Sintang dapat membantu kami memperjuangkan ini. Inilah kondisi kami di desa,” terang Ramli.

Ketua PC PMII Kabupaten Sintang, Yeti Rahayu, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Mungguk Bantok, terlebih kepada pihak desa yang sudah senang hati menerima program sunatan massal dari PMII. Bahkan Yeti merasa terharu atas penyambutan serta pelayanan yang diberikan pihak desa.

“Terima kasih juga kita ucapkan kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sintang yang sudah bersedia bekerja sama,” ucap Yeti.

Dengan Motto “Satu Langkah Kecil Dengan Kepedulian Yang Besar”, Yeti berharap sunatan massal ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak di Desa Mungguk Bantok, khususnya di bidang kesehatan. “Kita punya program yang berkelanjutan. Insya Allah, sunatan massal ini menjadi agenda rutin kita,” kata Yeti.

Dalam sunatan massal ini, PC PMII Kabupaten Sintang memberikan sarung dan kopiah kepada anak yang disunat. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan potong tumpeng sebagai bentuk peringatan Harlah PMII ke 59. (din)

 

 

Komentar

Detiksaga News