FKIP UNKA Sintang, Gelar Kejuaraan Pencak Silat

www.detiksaga.com , Sintang: Memperingati dies natalis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kapuas  Sintang menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Pelajar se-Kalimantan Barat.

Ketua panitia Heri Apriadi, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya pencak silat, selain salah satu cara mencari atlet berprestasi di cabang olah raga pencak silat.

“Kita ingin outputnya meningkatkan bakat minat para atlet pencak silat, kemudian juga ingin melahirkan atlet-atlet daerah yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia,” Katanya, Jumat

Sementara Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan  ada empat pesan didalam kejuaraan pencak silat ini, Pertama silat dipandang sebagai aspek mental dan spiritual, kedua yaitu pencak silat sebagai seni dan budaya bangsa, ketiga pencak silat merupakan kepercayaan diri, dan keempat adalah pencak silat sebagai olahraga prestasi.

“Menjadi pesilat yang utamanya adalah kita di gembleng yaitu mental dan spiritual kita, mulai dari tahap penerimaan, tahap kenaikan tingkat, sampai puncak tertinggi, tentunya dengan tahapan tersebut tantangannya harus kita lewati satu persatu, sehingga akhirnya tahapan itu akan membawa kita sebagai manusia yang berakhlak mulia dan memiliki mental spiritual yang baik,” Katanya

Pencak silat sebagai aspek seni dan budaya,  silat merupakan  seni dan budaya Indonesia banyak memiliki aliran-aliran pencak silat, semuanya memiliki nilai kesenian yang tinggi, begitu tinggi dan luhurnya budaya bangsa ini, sehingga menjadikan silat sebagai seni dan budaya bangsa yang perlu dilestarikan.

“Pencak silat ini juga merupakan salah satu aspek yang masuk dalam kategori olahraga, ini dianggap menjadi olahraga yang dipertandingkan, ini merupakan olahraga prestasi, kita ingat asian games kategori olahraga pencaksilat Indonesia mampu menyapu bersih untuk mendapatkan medali emas, tentu ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena pencak silat merupakan olahraga yang berasal dari Indonesia,”

Bupati Sintang juga berpesan agar dalam setiap bertandingan selalu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga satu dan persatuan, dan berkesempatan mengekspresikan kemampuan yang dimiliki.

Kejuaraan pencak silat ini diikuti tujuh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau, Kota Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Kubu Raya dan Kota Singkawang. Kejuaraan diselenggarakan selama empat hari dan  di tutup  9 April 2019 mendatang.(Rls/Fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News