Basarnas Gelar Pelatihan Teknik Perolongan di Permukaan Air

www.detiksaga.com , Sintang: Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan  metode komunikasi yang cepat dan tepat diperlukan dalam  pertolongan setiap bencana  yang terjadi, untuk itu diperlukan keterpaduan bersama dalam sistem komunikasi yang efektif.

Seusai membuka kegiatan pelatihan bagi 61 peserta pelatihan potensi SAR Teknik dan Pertolongan  di permukaan air di hotel my home Sintang, Senin (25/03/2019), Jarot menyatakan  saat ini diperlukan keterpaduan stake holder dalam pertolongan akibat bencana.

“Pelatihan ini sangat bagus ini harus kita syukuri sebuah cara memadukan dan melatih Tim Basarnas di daerah sehingga suatu saat ketika diperlukan mudah melakukan koordinasi,” Ungkapnya.

Jarot mengatakan pada peristiwa kapal tenggelam di Semitau Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat sangat sulit sekali mencari datanya, Pihak Basarnas yang akan melakukan pertolongan sulit berkoordinasi, untuk itu Jarot berharap pelatihan ini dapat menyusun satu metode komunikasi dan koordinasi yang cepat.

“Kita memiliki potensi SAR yang dapat kita kerahkan setiap saat kita perlukan,” Tambahnya.

Kepala kantor  pencarian dan pertolongan Pontianak  Hery Marantika mengatakan pelatihan potensi SAR pertolongan  di permukaan air ini dilaksanakan selama tujuh hari.

“Peserta paling banyak dari kabupaten Sintang dan Kapuas hulu, latar belakang peserta ini dari masyarakat umum, Instansi TNI dan Polri dari lima kabupaten wilayah timur seperti Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sekadau dan Sanggau,” Katanya.

Dipilihnya pelatihan pertolongan diatas perairan ini mengingat  Perairan Kapuas yang panjang membentang dari Pontianak hingga Sintang yang berpotensi terjadinya kecelakaan di Perairan Kapuas. (Fik)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News