Gabungan Komunitas Sintang Kumpulkan Donasi Untuk Sekolah di Perbatasan

www.detiksaga.com , Sintang: Dalam waktu sekitar 2,5 Jam Gabungan anak-anak komunitas yang di motori komunitas “Mari melihat” berhasil mengumpulkan donasi  Rp 10.285.500.

Koordinator kegiatan Jatu Rahmawati mengatakan Rincian donasi yang didapatkan sepanjang hari,minggu (10/02/2019) adalah:
Hasil ngamen Rp 1.167.800
Sumbangan kotak Rp 2.976.700
Lantas Sintang  Rp2.582.000
Total Penjualan Foto Rp5.350.000
Penjualan 460.000
Total cash : 10.285.500

Selain mengerahkan relawan dengan membawa kotak sumbangan berkeliling sekitar taman bungur Sintang, kegiatan ini juga diisi dengan lelang foto milik komunitas fotografer Sintang peduli, minggu (10/02/2019) Sore.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan kegiatan ini  telah menunjukkan betapa anak-anak muda di Kabupaten Sintang  sangat peduli dengan saudara- saudara yang mengenyam pendidikan di daerah-daerah pedalaman.

“ Para Komunitas ini berjiwa muda, jiwa peka. Mereka tidak ada keterikatan politis, birokrasi, dan ekonomi dengan siapapun. Mereka independen. Kegiatan ini sangat positif karena sekolahnya pun saya yang meresmikan, jadi saya tahu kondisi sekolah yang akan mereka bantu,” Ujar Jarot Winarno seusai  membuka  kegiatan Open Donation Collabrate  Untuk Pendidikan Ujung Negeri dalam mendukung program Backpacker To Share Tiga (#BTS3) bertempat di Taman Bungur Sintang, Minggu (10/2/2019) sore.

Jarot mengatakan, yang penting anak muda di Sintang sudah menunjukkan punya kepedulian sosial. Kemudian mereka mau turun ke lapangan menunjukkan Sintang ini bukan kota Sintang saja, tetapi di pedalaman juga perlu dibantu.

“Jadi saya apresiasi kolaborasi komunitas yang menggagas kegiatan ini. Tentunya kegiatan ini pasti bermanfaat buat masyarakat dan bermanfaat untuk diri anak-anak muda yang ada di komunitas ini,” Katanya.

Bupati menyambut positif  tumbuhnya kesadaran dalam pendidikan  untuk saling membantu terutama para siswa di perbatasan seperti alat tulis menulis, buku pelajaran  yang memang sangat mereka perlukan, namun untuk urusan bangunan sekolah  dan sebagainya ini akan menjadi tugas pemerintah.

Baca juga :Komunitas Mari Melihat Targetkan 20 Relawan Ikuti “Backpacker to Share”

Kegiatan BTS3 ini untuk membantu salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 45 Dusun Tatai Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang,  Kalimantan Barat yang kondisinya sangat memprihatinkan. (Fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News