Polres Sintang Tangkap 10 Pengedar Narkoba dan 10 Penambang PETI di Sintang

www.detiksaga.com, Sintang: Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi menggelar Press confrance terkait penangkapan 10 terduga pengedar dan pemakai  narkoba dan 10 orang pekerja Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bantaran Sungai, kamis (22/11/2018)

Selain menghadirkan 10 tersangka  di ruang balai kemitraan polres Sintang juga di perlihatkan  barang bukti berupa sabu seberat 51,55 gram dan 30 butir pil ekstasi.

Untuk kasus narkoba dari 10 orang tersangka terdapat satu orang wanita dan pasanganya yang mantan anggota polisi  mengedarkan narkoba dan saling bekerja sama.

“Mantan anggota polisi ini memang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kita,”Kata Kapolres.

Atas perbuatan tersebut seluruhnya di katagorikan sebagai pengedar dan para tersangka di jerat sesuai pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman 15 tahun penjara.

Kapolres menghimbau kepada seluruh pihak agar waspada, kendati Sintang bukan daerah pemasok narkona namun peredaran narkoba di Sintang sangat tinggi.

Menurut kapolres harus ada kesadaran semua pihak untuk sama-sama peduli baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun tempat tinggal masing-masing agar peredaran narkoba dapat di cegah.

Polres Sintang juga akan melakukan razia secara rutin ke tempat – tempat hiburan malam untuk mencegah peredaran narkoba, disinyalir di tempat hiburan malam di Sintang peredaran narkoba cukup tinggi.

Sementara untuk para pekerja PETI kapolres berharap ada solusi dari pemerintah untuk menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat  (WPR) agar para pekerja merasa tenang dan tidak dikejar- kejar oleh pihak penegak hukum.

“ Kami hanya menegakan hukum, disisi lain para pekerja ini beralasan mencari uang tapi perbuatan yang mereka lakukan melanggar undang- undang lingkungan hidup,” Tutupnya.( Fik)

 

 

 

Komentar

Detiksaga News