Raih Juara II, Tim FSBM Sintang Boyong 15 Piala

www.detiksaga.com- Sekadau: Kontingen Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) Kabupaten Sintang berhasil meraih peringkat kedua pada FSBM ke-XII tingkat Provinsi Kalbar tahun 2018 di Kabupaten Sekadau.

Kontingen Sintang berada dibawah Kota Pontianak yang  meraih peringkat pertama sekaligus menjadi juara umum pada FSBM tahun ini.

Ketua kontingen FSBM MABM Kabupaten Sintang Iwan Purwanto menyatakan tidak menyangka timnya mampu meraih peringkat kedua, padahal target sebelum pelaksanaanya pada malam ramah tamah dan pelepasan oleh Bupati Sintang, dirinya menyampaikan hanya menargetkan masuk lima besar saja.

“Sama sekali kita tidak menyangka dapat meraih prestasi seperti ini, motivasi kita terdongkrak pada pembukaan pawai budaya yang meraih juara satu,  ini menjadi penyemangat  kawan-kawan untuk mencoba lebih optimal,” ungkap Iwan, Minggu (11/11/2018).

Kontingen kabupaten Sintang berhasil membawa 15 piala,  4 piala sebagai juara pertama yang diraih pada tangkai pawai budaya, syair putri, vocal grup lagu melayu dan stand pameran terbaik  dari 15 tangkai yang di perlombakan.

Kontingen Sintang  tidak mengikuti perlombaan tangkai berbalas pantun sementara untuk kegiatan eksebisi yakni masakan melayu dan upacara adat, hanya gelar upacara adat saja yang tidak diikuti kontingen Sintang.

“Tangkai-tangkai yang lain Alhamdulillah ada yang mendapat juara dua, juara tiga dan juara-juara harapan, jadi secara keseluruhan memang hanya ada dua kegiatan saja yang tidak bisa kita ikuti,” Jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan  moril maupun materil dari pemerintah Kabupaten Sintang dan pengurus MABM Kabupaten Sintang, menurut Iwan, Secara umum pelaksanaan FSBM yang di laksanakan sejak 5 november lalu berjalan sukses dan lancar meskipun ada beberapa kendala kecil namun dapat diatasi bersama.

Sementara Bupati Sintang Jarot Winarno menyatakan keberhasilan yang di raih kontingen FSBM -MABM Kabupaten Sintang  selain disyukuri harus dijadikan  untuk mempertahankan trend positif  pada event FSBM ke-13 dua tahun lagi.

Jarot mengatakan kebersamaan dalam kontingen Sintang dapat di jadikan contoh baik, sebab  ada beberapa pendukung yang bukan dari suku melayu atau non muslim ikut serta dalam kontingen FSBM itu seperti vocal grup dan turut serta mendisain stand pameran.

“Kontingen Sintang diperkuat oleh elemen-elemen bangsa, teman-teman kita dari yang non muslim ada yang memperkuat vocal grup kita juara satu, yang mendisain stand pameran pun ada bukan dari suku melayu juga ikut serta mendisain akhirnya juara satu, artinya kebersamaanlah yang membuat kita jadi juara,” Tandasnya ( anr-hms/fik)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News