Batu Lalau Dapat “Ceceran” APBD Perubahan

www.detiksaga.com SINTANG – Kepala Bidang (Kabid) Jalan Desa Dinas Pekerjaan Umum Sintang, Suriyadi, memastikan peningkatan jalan menuju Kelurahan Batu Lalau dikerjakan mulai November ini. Peningkatan jalan penting dilakukan mengingat Kelurahan Batu Lalau merupakan kelurahan tertinggal khususnya infrastruktur jalan menuju kelurahan tersebut.

“Jalan menuju Kelurahan Batu Lalau ini menjadi perhatian bupati karena sudah lama tidak pernah dilakukan peningkatan maupun pemeliharaan,” kata Suryadi saat meninjau jalan menuju Batu Lalau, Selasa (6/11/2018).

Suryadi didampingi Lurah Batu Lalau Azahri bersama warga setempat sengaja turun meninjau jalan tersebut guna mencari alternatif terdekat, sehingga lebih efisien dalam anggaran. Sebab, anggaran yang dialokasikan hanya Rp200 Juta. “Anggarannya sekitar Rp200 juta dari APBD Perubahan tahun 2018 ini,” ujarnya.

Suryadi mengatakan, jalan yang akan dilakukan peningkatan dimulai dari Kedabang, persisnya persimpangan Pondok Pesantren Al Hidayah menuju Batu Lalau.

“Sebetulnya, ada dua ruas jalan menuju Batu Lalau. Yakni Sungai Putih-Batu Lalau dan Kedabang-Batu Lalau. Namun, karena mempertimbangkan banyak hal, terutama agar aksesnya lebih dekat dan tidak terendam banjir, ruas jalan yang dilakukan peningkatan adalah ruas Kedabang-Batu Lalau,” ucapnya.

Diakui Suryadi, selama ini Batu Lalau masih terisolir karena akses belum terbuka maksimal. Padahal, daerah tersebut masih termasuk Kecamatan Sintang.

“Karena itu, Pak Bupati memberi perhatian pada tahun ini. Semoga tahun depan bisa mendapatkan anggaran yang lebih besar. Sehingga jalan bisa ditangani lebih baik lagi,” terangnya.

Lurah Batu Lalau Azahri mengatakan, pembangunan jalan menuju Batu Lalau sudah lama dirindukan masyarakat setempat. Menurutnya, sejak jalan dibuka tahun 2009 silam, belum pernah ada proyek pemeliharaan hingga ke kecamatan.

“Perbaikan jalan yang dilakukan hanya melalui PNPM saja. Itupun, panjangnya hanya sekitar 1 kilo meter saja. Padahal, panjang jalan Batu Lalau hingga poros kecamatan sekitar enam kilo meter,” jelasnya.

Masyarakat Batu Lalau, Ramli, menyambut baik dengan adanya peningkatan jalan tersebut. Ia berharap proyek tersebut dikerjakan dengan baik dan ada pemeliharaan berkelanjutan dari pemerintah. “Jangan asal bangun, setelah itu tidak dilakukan pemeliharaan. Bertahun-tahun jalan dibiarkan rusak, akhirnya semakin parah. Kami minta perhatian yang serius dari pemerintah untuk pembangunan Batu Lalau. Sudah lama kami ini ditinggalkan,” tegasnya.

Selain persoalan jalan, masyarakat Batu Lalau juga meridukan listrik milik PLN. “Sampai sekarang listrik PLN belum masuk ke kelurahan kami. Padahal, kami ini masih dalam Kecamatan Sintang,” pungkasnya. (din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News