KUA -PPAS Kabupaten Sintang TA 2019 Masih Fokus Bidang Infrastruktur

www.detiksaga.com. – Sintang : Ketua DPRD Sintang dan Bupati Sintang telah menandatangani Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Sintang tahun anggaran 2019 masih.

Ketua DPRD kabupaten Sintang Jeffray Edward, SE. M.Si mengatakan KUA PPAS TA 2019 berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar di Kabupaten Sintang sebab  masih banyak daerah-daerah di Kabupaten Sintang yang kekurangan sarana baik itu jalan dan jembatan.

“ Saat ini  kami berfokus mempersiapkan penganggaran-penganggaran yang  di luar  dugaan,” katanya seusai Rapat Paripurna ke-14 Masa Persidangan III dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara DPRD Sintang dengan Pemerintah Kabupaten Sintang tentang KUA-PPAS APBD, Kamis (25/10/2018) di gedung DPRD Sintang.

” APBD tahun 2019  kita masih tetap fokus infrastruktur karena  kita melihat bagaimana daerah-daerah yang belum bisa menjangkau secara baik,” katanya.

Jika melihat perkembangan kemajuan  di Kabupaten Sintang, Jeffray menilai, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang telah konsen membuka jalur- jalur yang selama ini terisolir.

“Saya melihat di jalur Ketungau itu sudah hampir semua bisa terakses, kemudian ke Kayan Hulu juga dibuka sampai ke Nanga Laar.  Serawai-Ambalau juga sudah dilakukan peningkatan infrastruktur,” tambahnya.

Namun tahun 2019 juga harus ada pembiayaan untuk CPNS, Jeffray mengingatkan kepada pemerintah  untuk mempersiapkan anggaran-anggaran yang akan masuk  Agar apa yang dibiayai ini tertampung di APBD 2019.

Ditempat yang sama bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan KUA-PPAS yang telah ditandatangani ini sebagai guidance (Bimbingan) untuk menggiring pemerintah, apapun kondisinya APBD Sintang harus seperti ini, berarti target yang harus di capai harus maksimal.

Sebab itu, kata jarot dalam kaitannya dengan KUA dan PPAS  ini sangat penting dilakukan perencanaan yang optimal. Kemudian ditentukan skala prioritas dan plafon anggaran nantinya.

“Karena periode saya ini kan tinggal dua tahun setengah lagi sehingga menyusun APBD 2019 lebih sulit. Kemudian ditambah sampai sekarang kita belum tahu kebijakan pemerintah pusat tentang penambahan dana transfer,” katanya.

Jarot berharap dengan disepakati dan ditandatanganinya KUA-PPAS ini mempermudah Pemerintah Kabupaten Sintang yang pada bulan November 2018 ini sudah mulai detil membahas anggaran tahun 2019. ( Fik)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News