Titik Panas Meningkat, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

www.detiksaga.com , Sintang: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  UPT BMKG wilayah Kalimantan Barat merilis peringatan dini kondisi cuaca menyusul minimnya curah hujan dalam sepuluh hari terakhir.

Kondisi iklim di wilayah Kalimantan Barat, berdasarkan pengamatan dari UPT BMKG wilayah Kalimantan Barat terpantau bahwa selama periode 10 hari terakhir arah angin dominan dari arah Tenggara hingga Selatan

Baca :Bupati Resmikan Radar Cuaca di Bandara Tebelian Sintang

Kecepatan angin lebih tinggi 0.5 – 2 m/s dari rata-ratanya, Kecepatan angin terbesar 9.5 m/s (Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman Ketapang), Suhu udara menyimpang sebesar (-0.3) – (0.3)oC dari rata-ratanya. Suhu udara tertinggi 35.4°C (Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Curah hujan berkurang 3 mm/dasarian dari rata-ratanya. Curah hujan di wilayah Kalimantan Barat sebelah barat pada umumnya masuk dalam kisaran 5 – 80 mm/dasarian.

Kepala BMKG Provinsi Kalimantan Barat Erika mengatakan Musim Kemarau di Kalimantan Barat akan berlangsung hingga September 2018.

“ Khusus wilayah Ketapang akan lebih panjang masa kemarau hingga akhir September karena dipengaruhi  zona wilayah jawa bagian selatan, hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal. Kondisi ENSO dinyatakan netral hingga akhir tahun, demikian halnya dengan dipole mode,” katanya, Rabu (15/08/2018)

Pada 10 hari terakhir, terjadi peningkatan titik panas di wilayah Kalimantan Barat, berdasarkan pantauan terdapat 795 lokasi titik panas (akumulasi 10 hari).

Peringatan Dini, agar masyarakat mewaspadai dampak rendahnya curah hujan berupa peningkatan titik panas dan suhu udara, terutama bagi masyarakat yang berada dekat dengan lahan terbuka. (Fik)

 

Komentar

Detiksaga News