banner 200x200
Cat: Berita Terkini, Sintang

Wabup Askiman : Jadikan Momentum Buka Puasa Bersama Untuk Pelihara Keharmonisan

Wabup Askiman : Jadikan Momentum Buka Puasa Bersama Untuk Pelihara Keharmonisan

www.detiksaga.com – Sintang: Wakil Bupati Sintang Askiman mengatakan buka puasa bersama di rumah jabatan wakil Bupati Sintang bertujuannya untuk mengikat rasa persaudaraan, tali silaturrahmi dan merajut semua rasa persatuan di antara agama, antar kepercayaan, antar suku yang ada di Kabupaten Sintang.

Kendati dirinya bukan seorang muslim dan memiliki keyakinan berbeda namun hal itu tidak menjadi pembatas karena kegiatan buka puasa bersama terutama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan abdi negara atau pelayan publik sehingg hal ini penting untuk menjaga keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan.

”Masyarakat kabupaten Sintang sangat heterogen, kita berharap semua masyarakat di kabupaten sintang ini dapat harmonis terutama untuk ASN nya, hidup bersama, hidup dengan rasa persaudaraan yang tinggi,bersatu dan saling menghargai satu sama lain,”kata Askiman Sabtu (26/5/18) malam.

baca juga : Momentum Harkitnas, Sekda Sintang : ASN Jangan Mudah Terpancing Informasi Hoax

Askiman juga berpesan untuk semua umat beragama yang ada di Kabupaten Sintang untuk tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan keadaan yang terjadi diluar daerah di luar kabupaten sintang, diluar provinsi kalbar atau diluar pulau yang kondisi gejolak social.

 

“Ini bukan tindakan dari agama manapun karena agama tidak pernah mengajarkan kita untuk berbuat demikian tapi itu adalah perbuatan oknum atau kelompok tertentu atau kepentingan-kepentingan tertentu , semua agama menyatakan perang dengan kejahatan karena kejahatan tidak diajarkan oleh agama manapun,” Tambah Askiman.

Wakil Bupati Sintang Askiman mengaku sangat kagum dengan isi tausiyah yang di sampaikan Ustadz Hedi, terlebih yang di sampaikan sangat bermakna bagi peningkatan iman seseorang.

“Saya juga terkagum-kagum dengan tausiyah tadi saya ikuti sungguh luarbiasa, nah semua umat beragama yang percaya akan Tuhannya bahwa kita harus mampu mengikat diri dengan Tuhan yang kita sembah dan mampu menghargai, menjalin hubungan dengan sesama manusia,” Kata Askiman.

Baca juga :Jarot : Makna Puasa Ramadhan Untuk Kesehatan dan Kesalihan Sosial

Dalam tausiyahnya Ustadz Mohammad Hedi memang menjelaskan surat Al Baqarah ayat 183 tentang perintah Allah Subhanahu wa ta’ala dalam puasa Ramadhan yang artinya Hai orang-orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebalum kamu agar kamu bertaqwa.

Di jelaskannya bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala memerintahkan umat Islam untuk berpuasa dalam bulan Ramadhan ini baik bagi yang tingkat imannya paling tinggi maupun bagi tingkatkan imannya paling rendah sekalipun.

“Yang beriman 70% dipanggil, yang 50% di panggil, yang 1 % pun di panggil oleh Allah untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan ibadah lainnya, Allah beri semangat iman umat di bulan puasa ini, ada yang jual takjil dan sebagainya dan mengumpulkan masyarakat contohnya kalau tidak bulan puasa susah ini kita berkumpul seperti ini,”ungkap ustadz Hedi.

Melalui momentum bulan suci Ramadhan ini juga Ustad Hedi mengajak umat Islam untuk selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan menjaga kebersamaan dengan umat agama lainnya yang ada di kabupaten sintang.

“Jangan iri dengki, iri hati terhadap orang lain, menjaga kebersaman tanpa harus melihat suku dan agamanya karena kebersamaan itu indah,”pesan Ustadz . (Fik)