Warga Sintang Keluhkan Mahalnya Gas 3 Kg, Kadri : Pertamina Harus Awasi Harga dan Peredaranya

www.detiksaga.com – Sintang: Mahalnya harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Sintang kembali di keluhkan warga. Salah seorang Ibu rumah tangga di Kawasan Baning kota Sintang Yuli menyatakan ditingkat pengecer Gas 3 Kilogram di jual dengan harga bervariasi bahkan terjadi perbedaan antara siang dan malam, kalau siang hari di jual Rp25 ribu tapi kalau sudah malam di jual seharga Rp30 ribu.

Yuli menyatakan alasan penjual menetapkan harga mahal karena saat ini gas 3 kg sulit di dapat.

Salah seorang pemilik kedai kopi di Pasar Inpres Sintang, Jon juga menyampaikan keluhan serupa menurutnya harga Gas 3 kg yang Ia beli sudah cukup mahal, Ia harus membeli Rp25 ribu pertabung.

“ Barangnya pun sekarang agak langka,” ungkapnya rabu (23/05/2018)

 

KADRI – ANGGOTA DPRD PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Menanggapi kelangkaan Gas epiji 3 Kg ini anggota DPRD Provinsi  Kalimantan barat Kadri meminta  Pertamina harus bertanggung jawab dengan masalah keluhan masyarakat tersebut, karena pihak pertaminalah yang  menangani masalah penyediaan energi.

“ Selama ini Pertamina menyatakan sudah cukup tapi fakta lapangan berbeda, banyak warga yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi ini akibatnya harga naik, Saya fikir pertamina  harus turun kepangan untuk memantau distribusi LPG 3 Kilogram ini,” ujarnya rabu, (24/05/2018).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengatakan, Kalau pengawasanya berjalan baik  oleh Pertamina tidak akan terjadi kelangkaan apalagi di Sintang sudah ada SPBE artinya untuk daerah harusnya terpenuhi.

“Kita berharap Pertamina dapat mengambil langkah secepatnya, apalagi saat ini kan  bulan ramadhan kebutuhan masyarakat untuk energi cukup tinggi, kasihan masyarakat ini terjadi di kota, bagaimana masyarakat yang di kampung- kampung pasti mereka lebih sulit lagi,” Tandasnya.

Baca juga :Politisi PKB Minta Pemkab Sintang Pastikan LPG 3 Kg Tak Naik

 

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SINTANG YOSEPHA HASNAH

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyatakan pihaknya telah membahas masalah ini dengan pihak agen dan distributor agar penyaluran gas LPG 3 kilogram berjalan baik.

“Kita minta LPG harus selalu tersedia, bila ada hambatan secepatnya kita diinformasikan,” ujar Yosepha.

Diakui Yospha memang ada keluhan dari para Ibu rumah tangga mahalnya gas 3 kilogram dan mulai sulit mendapatkanya.

Asisten Sales refresentatif  LPG  wilayah 6 Kalimantan barat Wawan membantah terjadi kelangkaan LPG 3 Kg di Sintang, menurutnya pasokan LPG di kalbar lancar.

 

 

 

Baca juga :LPG 3 Kg Langka, Murjani : Ada Yang Jual Tapi Mahal

Melonjaknya harga LPG 3 Kg di perkirakan akibat jumlah tabung pangkalan lebih sedikit daripada  tabung milik pengecer LPG sehingga para pengecer ini memborong gas di pangkalan, kondisi ini mengakibatkan LPG 3 Kg naik.

“Pertamina tidak dapat mengambil tindakan pada pengecer karena ini ranahnya disperindag kita hanya dapat menindak pangkalan saja,” ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah membahas kondisi ini dengan Disperidag Kabupaten Sintang namun belum membuahkan hasil.

“Kedepan harusnya ada tindakan tegas dari Disperindag terhadap para pengecer yang menjual Gas 3 Kg ini, tapi kalau ada pangkalan atau agen yang menjual gas bersubsidi ini diatas HET kita yang akan tegur mereka,” tandasnya. (fik)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News