banner 200x200
Cat: Uncategorized

Meminimalisir Sengketa, Tahun Ini BPN Targetkan 12 Ribu Sertifikasi Lahan

Meminimalisir Sengketa, Tahun Ini BPN Targetkan 12 Ribu Sertifikasi Lahan
Bupati Sintang dr. Jarot Winarno, M.Med.Ph

www.detiksaga.com , Sintang: Bupati Sintang  Kalimantan Barat Jarot Winarno mengharapkan konflik lahan yang terjadi di Ketungau Tengah dapat menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah maupun masyarakat agar  secepatnya melakukan serifikasi lahan dengan baik.

“ Berkaitan dengan konflik tanah di Ketungau Tengah ini harus diselesaikan secara adat secara tuntas, kedua jangan sampai kemudian hari hal seperti ini terjadi,” tegas Jarot kamis ( 22/06/2017)

Ia juga mengatakan telah melakukan pertemuan bersama kepala Badan Pertanahan (BPN) untuk dapat segera melakukan sertifikasi tanah masyarakat, karena BPN juga memiliki target mensertifikatkan lahan 12.500 lahan di Sintang.

“ Dalam koordinasi kami tadi malam, 12 ribu 500 ini akan tersebar di kecamatan sepauk, Kecamatan Serawai, Kecamatan Ketungau Tengah khusus di kecamatan Ketungau tengah ada beberapa yang masuk kawasan hutan yang tidak dapat di sertifikatkan,” Katanya.

Jarot juga mengatakan paling tidak di Kecamatan ketungau tengah akan ada 3.000 yang harus di sertifikatkan.

“ Mudah- mudahan program ini dapat meredakan permasalahan sengketa lahan yang selama ini terjadi di kabupaten Sintang, melalui program sertifikasi oleh pemerintah dapat meminimalisir terjadinya konflik lahan yang kerap membuat resah masyarakat,”  Tambahnya.http://www.detiksaga.com/2017/06/22/kapolres-sintang-hati-hati-menanggapi-isu-sara-berkembang-media-sosial/

Sengketa lahan yang terjadi di Ketungau tengah  Kabupaten Sintang Kalimantan Barat yang mencuat akhir- akhir ini menimbulkan permasalahan eksodus warga ke Kota Sintang, Kondisi ini di perparah dengan informasi di media sosial yang belum tentu kebenarnaya.(Fik)