Setelah Ada Aksi, Barulah PT CM Gelar Sosialisasi

www.detiksaga.com. MELAWI-Pihak PT. Citra Mahkota akhirnya menggelar sosialisasi dan konsultasi publik terkait pembangunan pabrik berkapasitas 45 ton perjam yang berlokasi di Desa Nanga Keruap, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Minggu (9/4/2017). Sosialisasi itu dilakukan setelah menuai protes keras dari sejumlah masyarakat beberapa waktu lalu, lantaran tidak adanya sosialisasi awal pembangunan pabrik.

Kades Tanjung Beringin,  Ratimin menyambut baik dengan adanya sosialisasi dan konsultasi publik dari pihak perusahaan terkait pembangunan pabrik kelapa sawit yang saat ini sedang berjalan. Ia berharap ada terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dan perusahaan.

“Sosialisasi dan konsultasi publik inilah yang sangat diharapkan masyarakat, agar apa yang meNjadi persoalan selama ini ditengah masyarakat menjadi  lebih jelas. Apalagi juga dihadiri langsung dari Pemerintah kabupaten melawi melalui instansi terkait,” ungkap Ratimin.

Ratimin berharap dengan hadirnya perusahaan kedaerahbisa merubah nasib perekonomian masyarakat setempat agar lebih baik, termasuk dengan berdirinya pabrik. Karena bagaimanapun masyarakat dengan perusahaan adakah mitra.

“Tolong diperhatikan,masalah tenaga kerja lokal, maupun kewajiban perusahaan melalui kegiatan CorporateSocialResponsibility (CSR)nya,” harapnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, , Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Melawi,  Abang Sukandar, plt kepala Dinas Tenaga kerja Melawi  Paulus, Kepala Bidang tata laksanakan  Lingkungan dan sumber daya alam, Dinas Lingkungan Hidup Melawi  Zulkarnaen,  DanRamilMenukung , Pelda Sarwoto, Polsek Menukung, ketua Dewan Adat Dayak ( DAD) Melawi  Sudarmono) serta  Sekretaris DAD Melawi Adrianus Caha.

Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Melawi, Abang Sukandar mengatakan bahwa hadir nya sejumlah instansi terkait salah satunya Dinas Pangan dan Perkebunan dalam kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik ini untuk mengetahui secara persis pembangunan Pabrik sawit milik perusahaan  apakah sudah sesuai dengan dokumen AMDALnya.

Jika ditemukan perubahan lokasi pabrik, lanjut Abang tentunya pihak Perusahaan harus segera melakukan perubahan dokumennya agar tidak terjadi persoalan sosial.

“Bagaimanapun izin yang diberikan kepada pihak Perusahaan ,sudah termasuk rencana  pembangunan Pabrik kelapa sawitnya. Hanya saja.l, Jika ada perubahan lokasi pabrik, itu bisa dilakukan Adendum dokumen Amdal,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Laksana lingkungan dan Sumber Daya Alam,Dinas lingkungan Hidup Melawi, Zulkarnain membenarkan bahwa lokasi rencana pembangunan pabrik kelapa sawit milik PT Citra Mahkota bukan di Desa Nanga Keruap, kecamatan Menukung. Melainkan di Desa Oyah, kecamatan Menukung dan Desa Natai Compa  Kecamatan Ella Hilir, jika mengacu Dokumen Amdal PT Citra Mahkota tahun 2008.

“Karena ada perubahan, maka kami minta kepada pihak Perusahaan untuk segera melakukan Adendum dokumen Amdalnya,” beber pria ramah ini. (Ana)

Komentar

Detiksaga News