Tubuh Membengkak, Nursri Tak Punya Biaya Berobat

www.detiksaga.com. Sekadau-Nursri, 28 tahun, warga Senapan, Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, terbaring lemas di tempat tidurnya. Ia harus pasrah menahan sakit. Sekujur badannya, dari kaki hingga perut membengkak, sejak Desember lalu. Penyakit itu terus dideritanya lantaran tak ada biaya untuk berobat.

Nursri dan suaminya Dito, 35 tahun,  memiliki empat orang anak. Namun dua orang anaknya terpaksa ikut orang lain karena mereka tak mampu menafkahinya. “Yang ikut bersama kami Ade Kurniawan, 10 tahun. Saat ini kelas 1 di SDN Sungai Lawak. Kemudian Alpina, 8 tahun, belum sekolah,” cerita Dito, saat ditemuai di kediamannya, Senin (27/2/2017).

Dito berharap penyakit istrinya bisa diobati. “Selama ini kami hanya menggunakan obat alakadarnya saja. Kami tidak ada kemampuan untuk beli obat terus menerus. Jangankan untuk beli obat, biaya  makan dan biaya sekolah anak saja kami tidak mampu. Saya hanya beladang, tidak ada penghasilan tetap, jadi uang memang tidak ada,” cerita Dito.

Ia berharap kepedulian pemerintah dan uluran tangan masyarakat untuk kesembuhan istrinya. “Anak kami masih kecil-kecil. Keduanya masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Kami perlu biaya untuk pengobatan,” kata Dito.

Penulis : Didi

Editor : Suhardin

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Detiksaga News